Plagiarism is the practice of claiming or implying original authorship of (or incorporating material from) someone else's written or creative work, in whole or in part, into one's own without adequate acknowledgement. Unlike cases of forgery, in which the authenticity of the writing, document, or some other kind of object itself is in question, plagiarism is concerned with the issue of false attribution.
Within academia, plagiarism by students, professors, or researchers is considered academic dishonesty or academic fraud and offenders are subject to academic censure. In journalism, plagiarism is considered a breach of journalistic ethics, and reporters caught plagiarizing typically face disciplinary measures ranging from suspension to termination. Some individuals caught plagiarizing in academic or journalistic contexts claim that they plagiarized unintentionally, by failing to include quotations or give the appropriate citation. While plagiarism in scholarship and journalism has a centuries-old history, the development of the Internet, where articles appear as electronic text, has made the physical act of copying the work of others much easier, simply by copying and pasting text from one web page to another.
Plagiarism is different from copyright infringement. While both terms may apply to a particular act, they emphasize different aspects of the transgression. Copyright infringement is a violation of the rights of the copyright holder, when material is used without the copyright holder's consent. On the other hand, plagiarism is concerned with the unearned increment to the plagiarizing author's reputation that is achieved through false claims of authorship.
click here to see more
-------------------------------------------------------------------------------------
hmph... I try not to be a plagiator wahaahaaaa like this, remember to include the source of the article
Friday, May 23, 2008
Saturday, May 3, 2008
Lembayung Bali -- Saras Dewi
Menatap lembayung di langit Bali…
dan kusadari…
betapa berharga kenanganmu…
Di kala jiwaku tak terbatas…
bebas berandai memulang waktu…
Hingga masih bisa kuraih dirimu…
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku…
Bilakah diriku berucap maaf…
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu…
oh…. cinta………….
Teman yang terhanyut arus waktu…
mekar mendewasa…
masih kusimpan senda tawa kita…
kembalilah sahabat lawasku…
semarakkan keheningan lubuk…
Hingga masih bisa kurangkul kalian…
sosok yang mengaliri cawan hidupku…
Bilakah kita menangis bersama…
tegar melawan tempaan semangatmu itu…
oh…. jingga…………….
Hingga masih bisa kuraih dirimu…
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku…
Bilakah diriku berucap maaf…
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu…
oh…. cinta………….
Hingga masih bisa kurangkul kalian…
sosok yang mengaliri cawan hidupku…
Bilakah kita menangis bersama…
tegar melawan tempaan semangatmu itu…
oh…. jingga…………….
Hingga masih bisa kujangkau cahaya…
senyum yang menyalakan hasrat diriku…
Bilakah kuhentikan pasir waktu…
tak terbangun dari khayal keajaiban ini…
oh… mimpi…
Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
lembayung Bali
dan kusadari…
betapa berharga kenanganmu…
Di kala jiwaku tak terbatas…
bebas berandai memulang waktu…
Hingga masih bisa kuraih dirimu…
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku…
Bilakah diriku berucap maaf…
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu…
oh…. cinta………….
Teman yang terhanyut arus waktu…
mekar mendewasa…
masih kusimpan senda tawa kita…
kembalilah sahabat lawasku…
semarakkan keheningan lubuk…
Hingga masih bisa kurangkul kalian…
sosok yang mengaliri cawan hidupku…
Bilakah kita menangis bersama…
tegar melawan tempaan semangatmu itu…
oh…. jingga…………….
Hingga masih bisa kuraih dirimu…
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku…
Bilakah diriku berucap maaf…
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu…
oh…. cinta………….
Hingga masih bisa kurangkul kalian…
sosok yang mengaliri cawan hidupku…
Bilakah kita menangis bersama…
tegar melawan tempaan semangatmu itu…
oh…. jingga…………….
Hingga masih bisa kujangkau cahaya…
senyum yang menyalakan hasrat diriku…
Bilakah kuhentikan pasir waktu…
tak terbangun dari khayal keajaiban ini…
oh… mimpi…
Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
lembayung Bali
Subscribe to:
Posts (Atom)